Home » , , » Perguruan Tinggi Kedinasan - "Jenis, Macam, Syarat dan Tahapan Tes"

Perguruan Tinggi Kedinasan - "Jenis, Macam, Syarat dan Tahapan Tes"

Posted by Nugroho Pangestu on Kamis, 19 Januari 2017


Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian
Kementerian Dalam Negeri
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kementerian Keuangan
  • Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
    • Kampus STAN Jakarta, Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, Kota Tangerang Selatan.
    • Pusdiklat Bea dan Cukai, Jl. Bojana Tirta III, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Balai Diklat Keuangan Medan, Jl. Eka Warni No. 30, Medan Johor, Medan.
    • Balai Diklat Keuangan Pekanbaru, Jalan Pepaya No.77 Pekanbaru, Riau
    • Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, Jl. Raya Solo Km.11, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
    • Balai Diklat Keuangan Malang, Jl. A. Yani Utara No.200, Malang.
    • Balai Diklat Keuangan Balikpapan, Jl. M.T. Haryono Dalam Nomor 39A RT 84, Balikpapan.
    • Balai Diklat Keuangan Makasar, Kompleks Perkantoran Gedung Keuangan Negara, Jl. Urip Sumoharjo Km. 4, Makassar.
    • Balai Diklat Keuangan Cimahi, Jl. Gado Bangkong No.111, Cimahi.
    • Balai Diklat Keuangan Manado, Jl. Bethesda No.18, Manado.
    • Balai Diklat Keuangan Denpasar, GKN Lantai III, Jl. Dr. Kusumaatmadja No. 19, Renon, Denpasar.
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI Nomor 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001, maka diadakan reorganisasi institusi-institusi pendidikan kesehatan di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial (sekarang Kementerian Kesehatan) menjadi Politeknik Kesehatan Departemen Kesehatan, yang selanjutnya berubah menjadi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) atau yang biasa disingkat menjadi Poltekkes. Berikut daftar Poltekkes Kemenkes yang ada:

Sebelum terjadi reorganisasi institusi-institusi pendidikan kesehatan di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial, insitusi-institusi pendidikan kesehatan yang berada di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial dan yang sebelumnya, antara lain:
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Kementerian Perhubungan
Kementerian Perindustrian
Kementerian Pertahanan
Kementerian Pertanian

Kementerian Sosial



Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Lembaga Pemerintah Nonkementerian
PLN
Badan Intelijen
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Badan Pertanahan Nasional
Badan Pusat Statistik
Badan Tenaga Nuklir Nasional
Lembaga Administrasi Negara
Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia



Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kepolisian Negara Republik Indonesia



FYI, Daftar Ketujuh kedinasan yang membuka pendaftaran serentak 2016, sebagai berikut :
1. Kementerian Keuangan (PKN STAN) sebanyak 3.650 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 21 Maret s/d 3 April 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 20 s/d 24 Juni 2016)
2. Kementerian Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 900 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 29 Maret s/d 19 April 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 9 s/d 13 Mei 2016); 
3. Kementerian Perhubungan (STTD) sebanyak 300 siswa pola pembibitan (pendaftaran dibuka dari tanggal 4 April s/d 27 Mei 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 9 s/d 10 Agustus 2016); 
4. Kementerian Hukum dan HAM (AIM dan POLTEKIP) sebanyak 260 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 21 Maret s/d 4 Mei 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 30 Mei s/d 3 Juni 2016); 
5. Badan Pusat Statistik (STIS) sebanyak 500 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Maret s/d 30 April 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 19 s/d 22 Juli 2016); 
6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 250 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 21 Maret s/d 22 April 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 11 Mei s/d Selesai); 
7. Lembaga Sandi Negara (STSN) sebanyak 80 siswa (pendaftaran dibuka dari tanggal 15 s/d 30 Maret 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 15 s/d 22 April 2016).

Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, membuka kesempatan untuk 3.650 siswa. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan 900 kursi. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) membuka 500 kursi.  Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) mencari 300 calon siswa/taruna. 260 calon taruna Akademi Imigrasi (AIM) dan Poltekip. 250 orang untuk Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG). dan sebanyak 80 orang untuk Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN).



TABEL PENILAIAN TES JASMANI LAKI-LAKI






TABEL PENILAIAN TES JASMANI WANITA







TES PALING UMUM    :
1.      TES ADMINISTRASI AWAL
-          Ijazah + SKHUN (SD, SMP, SMA) Asli + Fotocopy + Legalisir
-          Nilai Raport semester akhir (bagi yang masih kelas 3 SMA) Asli + Fotocopy + Legalisir
-          KTP Asli + Fotocopy + Legalisir
-          KK Asli + Fotocopy + Legalisir
-          AKTE LAHIR Asli + Fotocopy + Legalisir
-          Foto 2x3, 3x4, 4x6
-          Surat berbadan sehat dari puskesmas/instansi rumah sakit (fc + legalisir)
-          Surat keterangan bebas narkoba dari puskesmas/instansi rumah sakit
-          SKCK Asli + fotocopy + legalisir
-          Dan surat-surat keterangan lainnya yang dibutuhkan (Setiap instisusi berbeda)

2.      TES KESEHATAN 1
-          Tes Kesehatan Pertama biasanya khusus tes bagian tubuh luar seperti:
1.          Tinggi Badan dan Berat Badan
2.          Tensi Darah
3.          Kebersihan Kulit dan Wajah
4.          THT (telingga Hidung dan Tenggorokan
5.          Virgin dan Proposional Payudara (Untuk Wanita)
6.          Varikel dan hernia (untuk Pria)
7.          Ambeien
8.          Tangan
9.          Jemari
10.      Kesehatan mata termasuk tes buta warna
11.      Gigi
12.      Alat Reproduksi
13.      Anus
14.      Bentuk kaki X dan O
15.      Varises
16.      Tes Nadi permenit

3.      TES KOMPETENSI DASAR / TES AKADEMIK
Untuk PTK atau CPNS biasanya ada TKD dengan basis sistem CAT (Computer Asisted Test). Soal TKD CAT CPNS dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan 3 jenis bidang pengujian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Untuk ujian TKD berbasis komputer atau yang lebih sering disebut Computer Asisted Test waktunya adalah 90 menit. Jumlah seluruh soal dalam ujian CAT adalah 100 butir soal dengan rincian sebagai berikut :
* 35 soal TKP ( nilainya antara skala 1 s.d 5, tidak ada 0)
* 35 soal TIU (nilainya 0 jika salah dan 5 jika benar)
* 30 soal TWK (nilainya 0 jika salah dan 5 jika benar)
Nilai Ambang Batas TKD CAT :
* 60% dari nilai maksimum TKP 175 = 105 (nilai passing grade)
* 50% dari nilai maksimum TIU 175 = 75 (nilai passing grade)
* 40% dari nilai maksimum TWK 150 = 70 (nilai passing grade)

Kalau untuk tes akademik, semacam tes TNI/POLRI, biasanya terbagi kedalam 3-4 bidang, yaitu pelajaran bahasa indonesia, bahasa inggris, matematika, dan pengetahuan umum. Menggunakan sistem komputer, dengan 50-100 soal tiap bidangnya.

4.      TES KESEHATAN 2
Adapun tes kesehatan kedua ini adalah:
-            Pemeriksaan foto Toraks;
-            Pemeriksaan elektrokardiografi (EKG);
-            Pemeriksaan Laboratorium :
*urine, meliputi :
-          kejernihan;
-          berat jenis (BJ);
-          tingkat keasaman;
-          leukosit;
-          nitrit;
-          protein;
-          reduksi;
-          urobilinogen;
-          keton;
-          bilirubin;
-          eritrosit;
-          sedimen;
*darah, meliputi :
-          hemoglobin;
-          leukosit;
-          eritrosit;
-          trombosit;
-          hematokrit;
-          laju endap darah;
-          hitung jenis;
*kimia darah, meliputi :
-          serum glutamat piruvate transaminase (SGPT);
-          gula darah puasa.

5.      TES PSIKOLOGI / PSIKOTEST
Pada tes ini biasanya akan ada soal-soal psikotes dengan jumlah yang beragam setiap soalnya. Dan dengan waktu hingga berjam-jam. Soal psikotes terdiri dari tes kecerdasan umum, praktis, verbal, abstrak, lalu juga ada tes kepribadian, kejiwaan, sikap bekerja, minat, tes koran, wartegg, menggambar, dll.

6.      TES WAWANCARA
Pada tes ini kita akan diwawancarai oleh panitia secara lisan, dengan pertanyaan tentang pribadi kita, lingkungan kita, sikap kita dalam menghadapi suatu masalah, pendapat kita tentang suatu hal, wawasan nusantara, tentang bangsa dan negara, dan tentang institusi yang kita pilih tersebut. Bisa memakan waktu belasan, bahkan puluhan menit.

UNTUK SELANJUTNYA, DISETIAP KEDINASAN BERBEDA SISTEMNYA, ADA YANG MEMAKAI DUA SISTEM YAITU PANDA DAN PANPUS, ADA YANG HANYA MEMAKAI SATU KALI SAJA.
7.      TES PANTUKHIR Daerah (Sidang Kelulusan Akhir Sementara)
Pada tes pantukhir, semua nilai kita selama tes tadi diakumulasi, dan diranking dengan peserta yang lain, dan bagi peserta yang ranking nya dibawah dari batas kuota, maka dianggap gugur. Dan bagi yang lulus di tes daerah, akan diseleksi ulang ditingkat pantukhir pusat beserta seluruh peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Mereka akan melakukan seleksi dari awal lagi, yaitu di cek kesehatan, tes akademik, tes jasmani, dan kesehatan jiwa.

8.      TES PANTUKHIR Pusat (Sidang Kelulusan Akhir)
Inilah tes terakhir dari seluruh rangkaian tes. Pada tingkat pusat, setelah diseleksi ulang, peserta yang dinyatakan lulus, dengan ketentuan ranking nya diatas batas kuota, maka akan langsung mengikuti pendidikan, bagi yang ranking nya dibawah kuota, akan dipulangkan. Kalau di TNI/POLRI yang gugur di tingkat pusat bisa memilih turun tingkat. Misal ia gagal panpus AkPol/AkMil/AAU/AAL maka dia bisa langsung memilih brigadir POLRI/bintara TNI tanpa mengikuti seleksi kembali.

SHARE :
CB Blogger

1 komentar:

Budi Studio 31/1/17 18:59

Mantap nih infonya, buat refrensi hari ini..

Posting Komentar

Nugroho Pangestu . Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright © 2013-2017 Nugroho Pangestu. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website | CB Blogger | Nugroho Pangestu